Imam Malik رحمه الله telah berkata : كُلُّ خَيْرٍ فِي إتِباَعِ مَنْ سَلَف وَ كُلُّ شَرٍّ فِي إبْتِداَعِ مَنْ خَلَفِ

“Setiap kebaikan adalah apa-apa yang mengikuti para pendahulu (salaf), dan setiap kejelekan adalah apa-apa yang diada-adakan orang kemudian (kholaf)"

Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

Biografi Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafidzahullah-


Nama lengkap penulis adalah Luqman bin Muhammad Ba’abduh. Dilahirkan di Kota Bondowoso Jawa Timur pada tanggal 13 Mei tahun 1971

Pada awal tahun 1994, Allah memberi kemudahan untuk berangkat ke Negeri Yaman —negeri yang sekaligus tempat kakek-kakeknya berada— untuk menuntut ilmu kepada salah seorang Muhaddits besar abad ini, yaitu Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i Al Hamdani rahimahullah. Jika dulu di zaman tabi’it tabi’in, dinyatakan tentang Al Imam ‘Abdurrazzaq bin Hammam Ash Shan’ani rahimahullah –salah seorang ‘ulama besar dari Negeri Yaman pada masa itu–: “Tidak ada seorang ‘ulama pun yang paling banyak didatangi oleh para thullabul ‘ilmi (penuntut ilmu syar’i) dibandingkan ‘Abdurrazzaq bin Hammam.” Maka di abad ini, kita bisa menyatakan bahwa: “Tidak ada seorang ‘ulama pun yang paling banyak didatangi oleh para thullabul ‘ilmi (penuntut ilmu syar’i) dari manca negara dibandingkan Asy Syaikh Muqbil rahimahullah.”


Asy Syaikh Muqbil rahimahullah adalah salah seorang ‘ulama besar ahlus sunnah di zaman ini yang dengan tegas menghidupkan dan mengibarkan bendera sunnah. Beliau gigih membela sunnah dan membantah bid’ah dan ahlul bid’ah. Dengan tegas dan terang-terangan, beliau mengidupkan kembali manhaj ahlus sunnah wal jama’ah dan menda’wahkannya. Sehingga hal ini benar-benar membuat marah dan jengkel musuh-musuh Ahlu Sunnah. Baik dari kalangan syi’ah rafidhah, thariqat-thariqhat shufiyyyah, ikhwanul muslimin, jama’ah takfir, dll.

Penulis mengambil ilmu dari Asy Syaikh Muqbil rahimahullah dalam berbagai disiplin ilmu, antara lain:



* Shahih Muslim
* Shahih Al Bukhari
* Tafsir Ibnu Katsir
* Al Mustadrak karya Al Imam Al Hakim
* Ash Shahihul Musnad Mimma laisa fish Shahihain karya Asy Syaikh Muqbil
* Al Jami’ush Shahih Mimma laisa fish Shahihain karya Asy Syaikh Muqbil
* Ash Shahihul Musnad min Asbabin Nuzul karya Asy Syaikh Muqbil
* Ash Shahihul Musnad min Dala-ilin Nubuwwah karya Asy Syaikh Muqbil
* Ash Shahihul Musnad fil Qadar karya Asy Syaikh Muqbil
* Gharatul Fishal ‘alal Mu’tadin ‘ala Kutubil ‘Ilal karya Asy Syaikh Muqbil
* Dzammul Mas-alah karya Asy Syaikh Muqbil
* Ahaditsul Mu’allah Zhahiruha Ash Shihhah karya Asy Syaikh Muqbil

Di antara faedah ilmiah yang penulis dapatkan dari Asy Syaikh Muqbil adalah sikap antipati yang sangat besar terhadap para teroris dan terorisme. Asy Syaikh Muqbil terkenal sebagai ‘ulama yang sangat banyak dan keras bantahannya terhadap teroris-khawarij, baik melalui lisan atau pun karya-karya tulisnya. Sehingga kaum teroris-khawarij sangat benci kepada beliau, bahkan mereka telah berusaha sekian kali untuk membunuh atau mencelakakan beliau dan murid-muridnya. Hal ini semua sangat mempengaruhi penulis dalam menjalankan aktivitas da’wah ahlus sunnah dan sikap antipatinya terhadap khawarij dan ahlul batil yang lainnya.

Di samping belajar, sejak 1998 penulis juga mengajarkan beberapa disiplin ilmu kepada kaum muslimin di negeri Yaman, antara lain dalam bidang aqidah: Kitab Al ‘Aqidah Al Washithiyyah, Al Qaulul Mufid fi Adillatit Tauhid; dalam bidang Nahwu : Kitab At Tuhfatus Saniyyah.

Penulis kembali ke Indonesia akhir tahun 2000, setelah keberangkatan Asy Syaikh Muqbil ke Saudi ‘Arabia untuk berobat dari penyakitnya, yang ternyata tidak lama setelah itu beliau rahimahullah wafat di Bumi Al Haramain.

Aktivitas di Indonesia

Sebagai seorang da’i ahlus sunnah, yang dididik oleh ‘ulama besar ahlus sunnah, maka penulis pun bertekad untuk menghidupkan dan menda’wahkan aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di Indonesia. Sebuah aqidah yang telah digariskan oleh Rasulullah serta direkomendasi oleh beliau sebagai satu-satunya aqidah yang haq dan selamat dari kesesatan dan perpecahan.

Aktivitas keseharian penulis tidak keluar dari tugas dan misi besar tersebut, antara lain:

1. Sebagai Pengasuh Ma’had As Salafy di Jember. Semenjak pertama kali dibuka pada tahun 2002, ratusan thullabul ‘ilmi datang dari berbagai kota untuk menuntut ilmu. Di Ma’had tersebut diajarkan berbagai disiplin ilmu, baik dalam bidang aqidah, fiqh, Al Qur’an dan tafsir, hadits, bahasa arab, akhlaq, dan lain-lain.

2. Tahun 2002, bersama dengan Al Ustadz Muhammad ‘Umar As Sewed, penulis dipercaya sebagai penasehat redaksi Majalah Asy Syari’ah. Dengan taufiq dan kemudahan dari Allah, majalah Asy Syari’ah tersebar dengan luas di tengah-tengah muslimin di Indonesia dan mendapat respon yang positif. Majalah ini menjelaskan kepada umat tentang aqidah dan prinsip-prinsip Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, disamping juga membantah berbagai kebatilan dan kedustaan para pembawa kebatilan yang hendak merongrong dan menodai kemurnian dienul Islam.

3. Ceramah dan ta’lim di berbagai kota di Nusantara, baik berupa Daurah (kajian internsif temporal), kajian rutin, ceramah umum, dan lain-lain.

4. Menulis dan menerjemahkan buku.

Sumber : http://alfirqatunnajiyyah.blogspot.com/2010/04/biografi-al-ustadz-luqman-baabduh.html

Biografi Al Ustadz DzulQarnain ibn Muhammad Sunusi


Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi lahir di Makassar pada 17 Sya’ban 1396 H/12 Agustus 1976 M. Setelah mulai menuntut ilmu agama di pulau Jawa pada 1994, pada 1995 beliau lanjut mempelajari berbagai bidang ilmu syariat kepada Syaikh Muqbil bin Hâdy Al-Wadi’iy di Ma’had Darul Hadits, Yaman, hingga pertengahan 1999 seraya menghafal Al-Qur`an 30 juz di sana.
Kemudian pada 2004, beliau talaqqi kepada sejumlah ulama besar Arab Saudi, di antaranya Syaikh Shalih Al-Fauzân, Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmy t, Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz Al-‘Aqîl t, Syaikh Abdullah Al-Ghudayyân t, Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbâd, Syaikh Rabî’ bin Hâdy Al-Madkhaly, Syaikh Zaid bin Muhammad Al-Madkhaly, Syaikh ‘Ubaid Al-Jâbiry, Syaikh Abdul Karim Al-Khudhair, serta beberapa ulama lain -semoga Allah merahmati mereka yang telah meninggal dan menjaga mereka yang masih hidup-. Selain mengkhatamkan Al-Qur`an sebanyak dua kali dari hapalan dengan membaca riwayat Hafsh dari ‘Âshim melalui jalan Asy-Syâthibiyyah dan Thayyibah An-Nasyr dari dua ahli Qira’ah, di Saudi beliau juga lebih memperdalam berbagai cabang ilmu agama kepada ulama-ulama tersebut dan mengambil sanad-sanad periwayatan buku-buku Salaf. Beliau juga sempat menghadiri beberapa majelis Syaikh Abdul Aziz bin Bâz t dan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin t pada musim haji 1998.
Saat ini, kebanyakan aktivitas beliau adalah mengajar dan berdakwah di jalan Allah, di Ma’had As-Sunnah Makassar, berbagai daerah di Indonesia, dan beberapa tempat di luar negeri, pun beliau aktif menulis buku dan artikel serta menjawab pertanyaan di beberapa media cetak dan beberapa website: www.dzulqarnain.net,www.an-nashihah.com, www.jihadbukankenistaan.com, dan www.milis.an-nashihah.com.
Berikut karya beliau yang telah dipublikasikan.
Buku:
  1. Panduan Puasa Ramadhan di Bawah Naungan Al-Qur`an dan As-Sunnah (Pustaka As-Sunnah, cet. IV, Sya’ban 1431 H/Agustus 2010 M)
  2. Meraih Kemuliaan Melalui Jihad, Bukan Kenistaan/Antara Jihad dan Terorisme (revisi) (Pustaka As-Sunnah, cet. III, Rajab 1432 H/Juni 2011 M)
  3. Indahnya Sholat Malam: Tuntunan Qiyamul Lail dan Sholat Tarawih (Pustaka As-Sunnah, cet. III, Sya’ban 1432 H/Juli 2011 M)
  4. Keajaiban Lailatul Qadr (Pustaka As-Sunnah, cet. II, Ramadhan 1432 H/Agustus 2011 M)
  5. Mendulang Pahala di Bulan Dzulhijjah: Fiqih Berqurban, Sepuluh Hari Dzulhijjah, dan hari-hari Tasyrik (Pustaka As-Sunnah, cet. I, Dzulqa’dah 1431 H/Oktober 2010 M)
  6. Renungan Bermakna saat Musibah Melanda (Pustaka As-Sunnah, cet. I, Safar 1432 H/Januari 2011 M)
  7. Jerat-Jerat Dosa & Maksiat (Pustaka As-Sunnah, cet. I, Rabiul Awal 1432 H/Maret 2011 M)
  8. Menggapai Ampunan Allah (Pustaka As-Sunnah, cet. I, Rabiul Awal 1432 H/Maret 2011 M)

Artikel:
  1.  Mukjizat Terbelahnya Bulan (Majalah Salafy edisi XXIV, 1418 H/1998 M)
  2. Jihad Menurut Timbangan Ahlussunnah wal Jama’ah (Majalah Salafy, edisi 34, 1421 H/2000 M).
  3. Ahkamul Jihad (Majalah Salafy edisi 34, 1421 H/2000 M )
  4. Qunut Nazilah Senjata Orang Beriman (Majalah Salafy edisi 34, 1421 H/2000 M)
  5.  Ahkamul Jihad: Mengangkat Pemimpin dalam Jihad (Majalah Salafy edisi 35, 1421 H/2000 M)
  6. Hukum Terhadap Intelijen (Majalah Salafy edisi 37, 1421 H/2000 M)
  7. Posisi Masbuk dan Hukum Sholat di Belakang Ahlul Bid’ah (Majalah An-Nashihah vol. 01, 1422 H/2001 M)
  8. Doa Sujud Tilawah dan Sujud Sahwi (Majalah An-Nashihah vol. 01, 1422 H/2001 M)
  9. Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Siapakah Mereka? (Majalah An-Nashihah vol. 01, 1422 H/2001 M)
  10. Menggerakkan Jari Telunjuk ketika Tasyahud (Majalah An-Nashihah vol. 01, 1422 H/2001 M)
  11. Siapakah Mahrammu? (Majalah An-Nashihah vol. 01, 1422 H/2001 M)
  12. Tinja dan Kencing, Najiskah? (Majalah An-Nashihah vol. 02, 1422 H/2001 M)
  13. Hakikat Dakwah Salafiyah (Majalah An-Nashihah vol. 02, 1422 H/2001 M)
  14. Fatwa Para Ulama Besar Menyikapi Terorisme (Majalah An-Nashihah vol. 03, 1422 H/2002 M)
  15. Pijakan Seorang Muslim di Tengah Gelombang Fitnah (Majalah An-Nashihahvol. 03, 1422 H/2002 M)
  16. Hukum Qunut Subuh (Majalah An-Nashihah vol. 03, 1422 H/2002 M)
  17. Haruskah Orang yang Khutbah yang Menjadi Imam? (Majalah An-Nashihahvol. 04, 1423 H/2002 M)
  18. Hadits Bithoqoh (Kartu) (Majalah An-Nashihah vol. 04, 1423 H/2002 M)
  19. Seputar Air Madzi (Majalah An-Nashihah vol. 04, 1423 H/2002 M)
  20. Hukum Dokter Praktek (Majalah An-Nashihah vol. 04, 1423 H/2002 M)
  21. Ikhtilath ketika Bekerja (Majalah An-Nashihah vol. 04, 1423 H/2002 M)
  22. Upacara Bendera dan Musik (Majalah An-Nashihah vol. 04, 1423 H/2002 M)
  23. Koreksi Beberapa Kesalahan dalam Berwudhu (Majalah An-Nashihah vol. 04, 1423 H/2002 M)
  24. Hukum Nikah dalam Keadaan Hamil (Majalah An-Nashihah vol. 05, 1424 H/2004 M)
  25. Bacaan Dzikir Setelah Sholat (Majalah An-Nashihah vol. 05, 1424 H/2004 M)
  26. Seputar Sholat Tarawih (Majalah An-Nashihah vol. 05, 1424 H/2004 M)
  27. Lutut atau Tangankah yang Lebh Dulu Menyentuh Bumi ketika Sujud?(Majalah An-Nashihah vol. 05, 1424 H/2004 M)
  28. Melihat Allah dalam Mimpi, Mungkinkah? (Majalah An-Nashihah vol. 06, 1424 H/2004 M)
  29. Cara Sholat Taubat (Majalah An-Nashihah vol. 06, 1424 H/2004 M)
  30. Studi Syar’i tentang Beberapa Muamalat Kekinian (Majalah An-Nashihah vol. 06, 1424 H/2004 M)
  31. Hadits-hadits Seputar Keutamaan Surat Yasin (Majalah An-Nashihah vol. 06, 1424 H/2004 M)
  32. Mengambil Manfaat dari Sawah yang Digadaikan (Majalah An-Nashihah vol. 07, 1425 H/2004 M)
  33. Beberapa Masalah Berkaitan dengan Sholat Berjama’ah (Majalah An-Nashihah vol. 07, 1425 H/2004 M)
  34. Derajat Hadits “Jihad Paling Besar adalah Melawan Hawa Nafsu” (MajalahAn-Nashihah vol. 07, 1425 H/2004 M)
  35. Kiat-kiat Menyambut Bulan Ramadhan yang Sarat Keutamaan (Majalah An-Nashihah vol. 07, 1425 H/2004 M)
  36. Panduan Puasa Ramadhan di Bawah Naungan Al Qur’an dan As Sunnah(Majalah An-Nashihah vol. 07, 1425 H/2004 M)
  37. Tuntunan Qiyamul Lail dan Sholat Tarawih (Majalah An-Nashihah vol. 07, 1425 H/2004 M)
  38. Studi Syar’i tentang Beberapa Muamalat Kekinian: Jual Beli dengan Cara Kredit (Majalah An-Nashihah vol. 08, 1425 H/2005 M)
  39. Hukum Menjaharkan Basmalah dalam Sholat Jahriyah (Majalah An-Nashihahvol. 08, 1425 H/2005 M)
  40. Studi Syar’i tentang Beberapa Muamalat Kekinian: Beberapa Hukum Berkaitan dengan Undian (Majalah An-Nashihah vol. 09, 1426 H/2005 M)
  41. Terorisme, Bahaya dan Solusinya (Majalah An-Nashihah vol. 10, 1427 H/2006 M)
  42. Mengenal Kesyirikan, Bahaya dan Bentuk-bentuknya (Bagian Pertama)(Majalah An-Nashihah vol. 10, 1427 H/2006 M)
  43. Mengenal Kesyirikan, Bahaya dan Bentuk-bentuknya (Bagian Kedua)(Majalah An-Nashihah vol. 11, 1427 H/2006 M)
  44. Hadits-hadits Seputar Bulan Sya’ban (Majalah An-Nashihah vol. 11, 1427 H/2006 M)
  45. Hadits Doa di Padang Arafah (Majalah As-Salaam No. IV Tahun II 2006 M/1426 H)
  46. Etika Syar’i bagi Perempuan dalam Menuntut Ilmu (Majalah An-Nashihah vol. 12 Tahun 1428 H/2007 M)
  47. Pentingnya Mengenal Al Asma’ Al Husna (Majalah An-Nashihah vol. 12 Tahun 1428 H/2007 M)
  48. Anjuran untuk Berdzikir dan Keutamaannya (Majalah An-Nashihah vol. 12 Tahun 1428 H/2007 M)
  49. Nasehat Berharga Dari Pengalaman Hidup Kaum Salaf (Majalah An-Nashihahvol. 12 Tahun 1428 H/2007 M)
  50. Agar Dada Seorang Hamba Menjadi Lapang dan Bersinar (Majalah An-Nashihah vol. 12 Tahun 1428 H/2007 M)
  51. Beberapa Kaidah Mengenal Al-Asma’ Al-Husna (Majalah An-Nashihah vol. 13 Tahun 1429 H/2008 M)
  52. Beberapa Hukum Seputar Ihdad (Majalah An-Nashihah vol. 13 Tahun 1429 H/2008 M)
  53. Nasehat Imam Asy-Syafi’iy kepada muridnya, Imam Al-Muzany (Majalah An-Nashihah vol. 13 Tahun 1429 H/2008 M)
  54. Beberapa adab dan etika dalam berdzikir (Majalah An-Nashihah vol. 13 Tahun 1429 H/2008 M)
  55. Menuju Cinta Hakiki (Majalah An-Nashihah vol. 13 Tahun 1429 H/2008 M)
  56. Hukum Multi Level Marketing (Majalah An-Nashihah vol. 14 Tahun 1429 H/2008 M)
  57. Tuntunan Praktis dalam Berqurban (Majalah An-Nashihah vol. 14 Tahun 1429 H/2008 M)
  58. Beberapa Hadits Berkaitan dengan Sepuluh hari Dzulhijjah dan Hari-hari Tasyriq (Majalah An-Nashihah vol. 14 Tahun 1429 H/2008 M halaman 35-44.
  59. Agar Anda Terhindari dari Musibah (Majalah An-Nashihah vol. 14 Tahun 1429 H/2008 M halaman 45-48.
  60. Syarah Bulughul Maram min Adillatil Ahkam (Bagian I-VII) (Majalah An-Nashihah vol. 05, 06, 07, 08, 09, 10, 11)
Terjemahan:
  1. Bagaimana Seorang Pegawai/Karyawan Menunaikan Amanah Kerjanya(Kaifa Yu’addil Muwazhzhaf Al-Amanah karya Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbâd, Pustaka Al-Abror, cet. ke-1, Juni 2006)
  2. Benteng Mukmin dari Makar Syaithan & Jin (Hishnul Mukmin Min Makâ’idil Maradah Wal Jin karya Yahya bin Muhammad bin Qasim Ad-Dailamy Al-Yamany, Pustaka As-Sunnah, cet. ke-2, Rabi’ul Awal 1428 H)
  3. 47 Hadits Pilihan Seputar Madzhab Salaf (Kitâb Al-Arba’în Fî Madzhab Salafkarya Ali bin Yahya Al-Haddâdy, Pustaka As-Sunnah, cet. ke-1, Muharram 1433 H/Desember 2011 M)
Suntingan:
  1. Penjelasan 10 Pembatal Keislaman (Syarh Nawâqidul Islâm karya Ahmad bin Yahya An-Najmy, Pustaka As-Sunnah)
  2. Keutamaan Islam (Fadhl Al-Islâm karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb, Pustaka As-Sunnah, cet. ke-1, Rajab 1432 H/ Juni 2011 M)
  3. Penyembuhan dengan Al-Qur`an (Al-Istisyfâ` bil Qur`ânil Karîm karya Dr. Ali bin Ghâzy At-Tuwaijiry, Pustaka As-Sunnah, cet. ke-1, Rajab 1432 H/ Juni 2011 M)
  4. 47 Hadits Pilihan Seputar Madzhab Salaf (Kitâb Al-Arba’în Fî Madzhab Salafkarya Ali bin Yahya Al-Haddâdy, Pustaka As-Sunnah, cet. ke-1, Muharram 1433 H/Desember 2011 M)
  5. Berhukum dengan Selain Hukum yang Allah Turunkan (Al-Hukm Bighairi Mâ Anzala Allâh karya Abu Abdirrahman Bandâr bin Nâyif Al-‘Utaiby, Pustaka As-Sunnah, cet. ke-1, Muharram 1433 H/Desember 2011 M)